Dampak Pembangunan Jaringan Gas, PGN Solution Terus Perbaiki Utilitas Warga

Ilustrasi pegawai lapangan PT PGN Solution. (Foto: Istimewa)

Bekasi - PT PGAS Solution (PGN Solution), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara terus melaksanakan pembangunan jaringan gas bumi (jargas) untuk melayani kebutuhan rumah tangga, pelanggan kecil, dan komersial di Kota Bekasi.

Terkait penanganan bekas galian, Project Manager PGN Solution, Bagus Hendero menyatakan bahwa perbaikan dilakukan secara bertahap. Seiring dengan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

"Membutuhkan waktu ya, perbaikan kita lakukan secara bertahap, jadi saya mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami akan berusaha maksimal untuk perbaikan bekas galian ini," kata Bagus dalam keterangan tertulisnya.

Tidak lupa saya ucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat di proyek Jargas Bekasi. Dukungan itu punya andil sangat besar terhadap kesuksesan program yang banyak manfaatnya bagi masyarakat ini," ujar dia.

Dalam keterangan yang sama, Bagus juga menjelaskan bahwa pembangunan jaringan pipa gas bumi itu sendiri melalui beberapa tahapan, mulai dari penggalian pipa, manual boring, lowering, penimbunan sementara, penyambungan, pembersihan pipa, uji pneumatic, pemasangan pipa sambungan rumah, dan yang terakhir reinstatement atau pengembalian galian ke kondisi semula.

PT PGN SolutionIlustrasi pegawai lapangan PT PGN Solution. (Foto: Istimewa)

Adapun target penyaluran gas alam ke rumah-rumah warga di area Bekasi Selatan mencapai 11.575 sambungan sedangkan di area Rawalumbu mencapai 9.200 sambungan rumah. Dalam program tersebut, masyarakat diberikan beberapa keuntungan antara lain:

1. Tidak perlu khawatir kehabisan gas, karena Gas PGN mengalir 24 jam sehari

2. Gratis pendaftaran dan pemasangan pipa dari meteran gas hingga kompor maksimal 15 meter.

3. Gratis konversi kompor hingga dua tungku.

4. Pakai dulu baru bayar atau dengan kata lain, pembayaran tagihan dilakukan setelah pemakaian. Tagihan gas muncul setiap tanggal 6, kemudian dibayarkan dari tanggal 6 sampai 20.

5. Pembayaran mudah, dapat dilakukan di loket-loket pembayaran seperti Alfamart dan Indomaret, transfer bank, e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee, serta dompet digital seperti Dana, Gopay, dan LinkAja.

Pembangunan jargas sendiri, merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam rangka mendukung kebijakan mengurangi subsidi atas impor energi.

Hal ini sejalan dengan program pemerintah Indonesia di bidang ketahanan energi nasional serta sejalan dengan program transisi energi guna tercapainya Net Zero Emission pada tahun 2060.[]

Komentar Anda