Pelanggan Diputus Sepihak, Bos PLN Malah Cuekin Pengurus KNPI Bulukumba

Ilustrasi meteran disegel. (Foto: Alur/Ilustrasi)

Bulukumba - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bulukumba, Muh Takrim mengaku kecewa terhadap bos Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Panrita Lopi di Jalan S Majidi, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Sebab, menurut dia, surat audiens yang dilayangkan ke Manajer PLN Panrita Lopi pada Jumat, 20 Agustus 2021 lalu malah dicuekin begitu saja.

"Suratnya malah dikembalikan oleh manajer PLN Panrita Lopi melalui pihak Security ke kami. Sekitar pukul 14.00 Wita kami mendatangi kantor PLN Panrita Lopi, tetapi ditolak juga, manajernya malah lalu lalang depan kami," ungkap Takrim kepada Alur.id, Senin, 23 Agustus 2021.

Takrim mengatakan, tujuan mereka bertemu dengan Manajer PLN Panrita Lopi untuk mempertanyakan pergantian KWH sebanyak 200 Kartu Keluarga (KK).

Menurutnya, selama Corona terjadi, seluruh pelanggan subsidi diberikan kompensasi oleh pemerintah untuk tidak melakukan pembayaran listrik. Namun berselang beberapa waktu, para pelanggang diminta untuk melakukan pembayaran tunggakan.

"Pelanggan tidak tahu kalau sudah waktunya melakukan pembayaran pada April 2021 lalu. Itu sudah tidak diberlakukan lagi. Jadi waktu itu tidak ada lagi gratis pembayaran listrik," ungkapnya.

Saat itu juga PLN Unit Panrita Lopi begitu saja melakukan pergantian atau kata lain migrasi dari kilometer pasca bayar ke kilometer menggunakan voucher kurang lebih 200 rumah di Bulukumba.

"Dari jumlah 200 itu, paling banyak di Kecamatan Ujung Bulu, menyusul Kecamatan Gantarang. Kemudian Ujung Loe. Mutasi sepihak KWH yang berada dalam lingkup PLN Panrita Lopi, penyitaan KWH yang menunggak baru sebulan, kemudian penyitaan tidak disertai persyaratan yang harus dipenuhi dalam penyitaan," terang Takrim.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer PLN Panrita Lopi, Adriani memilih bungkam. Beberapa kali Alur.id menghubungi melalui via seluler tak merespons. []

Komentar Anda