Kata Imigrasi Sulsel Terkait Kedatangan Puluhan TKA asal China

Tenaga kerja asal China saat tiba di Bandaa Hasanuddin Makasar, Sabtu 3 Juli 2021. (Foto: Alur/Ist)

Makassar - Kepala Divisi Imigrasi wilayah Sulsel, Dodi Karnida mengaku belum mendapatkan laporan terkait kedatangan 20 TKA asal China di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Dia menduga 20 TKA yang tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggunakan penerbangan domestik.

"Saya belum dapat kabar. Di Bandara Sultan Hasanuddin tidak dibuka Internasional," kata dia.

Dodi meyakini mereka sudah menjalani karantina di Jakarta. TKA tetap bisa masuk ke Indonesia jika sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) untuk ditempatkan bekerja di proyek strategis nasional.

"Di Sulsel ini ada proyek strategi nasional yang di Banteng itu, kalau dia mau bekerja di situ boleh," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan TKA asal China berdatangan ke Sulawesi Selatan pada Sabtu 3 juni 2021.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Selatan (Sulsel), Darmawan Bintang, para TKA asal China tersebut akan bekerja di smelter PT Huadi Nickel Alloy Indonesia di Kabupaten Bantaeng, Sulsel.

"Informasi itu benar dan TKA bersangkutan bekerja di PT Huadi di Kabupaten Bantaeng," ujarnya, Minggu 4 Juli 2021.

kini petugas Disnakertrans dikerahkan untuk mendata para TKA tersebut dan juga pemanfaatan TKA tersebut di Bantaeng.

"Staf Pengawasan Disnakertrans Sulsel masih mencari informasi terkait pemanfaatan TKA tersebut serta hal-hal lain berkaitan dengan izin-izin mereka," ucapnya. []

Komentar Anda