Alur.id
    Berita    Detail Article

Anggota DPRD Minta Pemda Manggarai Beli Closed UMKM di Pagal, Cibal

Ferdinandus Purnawan Naur

Ruteng - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) Ferdinandus Purnawan Naur, meminta pemerintah Kabupaten Manggarai, untuk meningkatkan dukungan kepada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) karena bersentuhan langsung dengan ekonomi kerakyatan.

Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai, diminta untuk membeli closed jongkok hasil produksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Wirausaha Sanitasi (Wusan), yang berada di Pagal, Kecamatan Cibal.

Hal itu disampaikan, Ferdi Naur saat rapat paripurna ke 11 DPRD Kabupaten Manggarai, Rabu, 25 Mei 2022.

“Saat ini pelaku UMKM kita sedang bersemangat. Ini harus didukung oleh pemerintah kabupaten dengan memberikan bantuan dan kemudahan agar UMKM semakin berkembang,” kata  Ferdi.

Kata dia Pandemi Covid-19 yang juga melanda daerah ini sejak Maret 2020 lalu, berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat. Sektor UMKM yang selama ini kuat melewati krisis ekonomi, kini juga tidak luput dari dampak pandemi virus mematikan tersebut.

Seiring melandainya kasus Covid-19 dan dilonggarkannya kegiatan masyarakat, sektor UMKM semakin menggeliat. Pelaku usaha lama, kini UMKM juga menjadi sumber penghasilan bagi tidak sedikit orang yang kehilangan pekerjaan selama pandemi terjadi.

Untuk itulah Ferdi mendorong pemerintah daerah terus meningkatkan dukungan kepada pelaku UMKM. Dukungan itu bisa diwujudkan dalam bentuk bantuan permodalan, peralatan usaha, kemudahan perizinan, keringanan pajak hingga pembekalan keterampilan kerja.

Pemerintah daerah juga diharapkan membuat kebijakan-kebijakan yang mendorong bangkitnya sektor UMKM, seperti menggelar berbagai kegiatan terkait UMKM, mengarahkan perkantoran memprioritaskan produk UMKM lokal, serta membantu promosi UMKM.

Politisi Cibal itu juga menyampaikan, pada tahun 2022 ini, Pemda Manggarai, ada bantuan program WC gratis kepada 600 Kepala Keluarga (KK), yang ada di Manggarai, jadi dirinya berharap kepada Pemda, untuk 600 closed tersebut harus membeli hasil produksi UMKM Wusan, yang ada di Pagal sehingga bisa membantu perekonomian mereka dan supaya UMKM Wusan bisa berkembang terus.

"Kita harus membeli hasil produksi mereka supaya bisa membantu perekonomian mereka pasca pandemi Covid-19, jadi untuk apa kita beli di luar sana kalau ada hasil produksi UMKM masyarakat kita sendiri di Manggarai," tegas Ferdi Naur.

Kata dia, hal ini juga senada apa yang disampaikannya oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, untuk mendorong semua hasil produk-produk UMKM yang ada di Kabupaten, Kecamatan, mau pun di Desa.

Ferdi juga mengapresiasi kepada UMKM Wusan, yang ada di Pagal, yang punya kreasi untuk membuat closed jongkok, dirinya juga berharap kepada Pemda Manggarai, untuk membeli hasil produksi mereka serta membantu promosikan hasil UMKM Wusan.

Menanggapi hal itu Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut menyampaikan, Terima kasih banyak atas informasi yang disampaikan oleh pak Ferdi. Terkait UMKM Wusan yang di Pagal Kecamatan Cibal.

Kata Heri, sebelum dibeli oleh Pemda Manggarai, terkait closed hasil produksi UMKM Wusan, nanti akan dilakukan survei terlebih dulu.

"Terkait hal ini nanti kita suruh tim untuk melakukan survei dulu, setelah kita melakukan survei baru kita masukkan dalam program sanimas tahun 2022, ini," kata Heri. []