Alur.id
    Berita    Detail Article

Usai Nyaris Adu Jotos Legislator DPRD Sulsel Arfandi Idris Minta Maaf ke Syahar

Anggota DPRD Fraksi Golkar, Arfandy Indris. (Foto: Alur/Ist)

Makassar - Anggota DPRD Fraksi Golkar, Arfandy Indris menyampaikan permohonan maafnya kepada Syaharuddin Alrif usai bersitegang dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Sulsel, Rabu 24 Juni 2021.

“Saya meminta maaf jika apa yang saya sampaikan tadi tak berkenan dengan wakil ketua DPRD Sulsel. Secara pribadi saya minta maaf, karena bagaimanapun Pak Syahar itu adalah pimpinan dewan,” ungkap Arfandi.

Ini hal biasa di forum seperti ini.

Sebelumnya perseteruan keduanya viral dan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Kota Makassar, karena perdebatan yang nyaris adu jotos itu terekam video dan menjadi viral.

Perseteruan bermula ketika Syaharuddin Alrif sedang memimpin sidang akan melanjutkan dengan agenda dari Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Sulsel, peluncuran Aplikasi E-Aspirasi.

Akibatnya, sejumlah legislator protes, termasuk Arfandi Idris. Politisi Golkar itu mengaku tidak setuju peluncuran E-Aspirasi karena rapat paripurna belum ditutup.

“Ada apa ini? Ini (peluncuran E-Aspirasi) kan tidak masuk dalam agenda.,” kata Arfandy.

Baca juga: Residivis Kambuhan Pencuri Motor Ditangkap Polisi di Makassar

"Kami juga mau tau agenda apa ini (Launching)?. Pak Sekwan, mana surat agenda ini,” lanjut Arfandi.

Hal senada diutarakan Legislator Partai Demokrat Selle KS Dalle.

“Interupsi pimpinan. Sebaiknya paripurna ditutup terlebih dahulu. Ini juga terkait Tata Tertib Dewan. Dalam surat juga hanya dua agenda,”ujar Selle.

Syaharuddin Alrif sendiri menyatakan sudah menyampaikan sejak awal terkait launching dimaksud.

“Sejak awal saya sudah sampaikan dan tidak ada yang memprotes. Jadi saya anggap ini launching sudah menjadi bagian dalam paripurna,” tegas Syahar.

Syahar pun ditenangkan oleh Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fauzi Andi Wawo.

”Mereka sahabat saya,” singkat Fauzi Andi.

Usai paripurna, Arfandi Idris mengatakan bahwa kejadian tersebut hanya bagian dari dinamika di Dewan.

”Ini hal biasa di forum seperti ini,” katanya. []