Alur.id
    Berita    Detail Article

Perumda Tirta Komodo Fokus Bekerja Walaupun Merebak Isu Minta Jatah

Kepala Desa Satar Lenda Karolus Harbin, saat menyerahkan data penerima manfaat air minum kepada Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Marsel Sudirman, Rabu 26 Januari 2022. (Foto: Alur/Valerius Isnoho)

Manggarai - Walaupun merebak rekaman soal penitipan orang di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Komodo, namun di bawah pimpinan Direktur Marselus Sudirman, PDAM sedang gencar melakukan sosialisasi awal terkait pelaksanaan hibah air minum perkotaan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2022.

Di tahun 2022, target pemasangan sambungan rumah melalui  hibah AMK ini berjumlah 3.250 sambungan, sesuai dengan Perda Penyertaan Modal Daerah Kabupaten Manggarai.

Marsel menjelaskan, Perumda saat ini sedang menurunkan kekuatan penuh ke lapangan masyarakat agar target pemasangan hibah MBR ini dapat dilaksanakan dengan sukses.

“Perumda Air Minum Tirta Komodo fokus kerja, kerja dan kerja,” tegas Marsel, kepada Alur.id, Rabu 26 Januari 2022.

Dalam beberapa pekan selama awal tahun 2022, Marsel bersama tim kerja Perumda mengunjungi beberapa titik sasaran penerima manfaat program hibah air minum perkotaan untuk MBR tahun 2022.

Beberapa titik itu di antaranya, Desa Wongka dan Desa Satar Lenda Satar Mese Barat, Desa Bulan Kecamatan Ruteng, Desa Koa Kecamatan Satar Mese, Desa Bangka Tonggur Kecamatan Lelak, Desa Pong Lale Kecamatan Ruteng, Desa Ranaka Kecamatan Wae Ri’i.

Di beberapa titik ini, sosialisasi di hadiri Kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan puluhan perwakilan calon penerima manfaat.

"Program hibah air minum perkotaan untuk MBR merupakan upaya dari pemerintah agar kesejahteraan rakyat melalui pemenuhan air minum bersih dapat terpenuhi. Konteks masyarakat berpenghasilan rendah dalam program ini adalah mereka yang memiliki daya beli yang terbatas," kata Marsel.

Marsel juga menjelaskan ada pun bentuk hibahnya adalah sambungan rumah dan menjadi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Komodo Kabupaten Manggarai untuk keberlanjutan dan kualitas serta kuantitas pelayanan ke depan.

"Sejak tahun 2013, terdapat 14.473 sambungan rumah melalui program ini dan sudah menjangkau 75 kelurahan/desa di seluruh Kabupaten Manggarai,"tuturnya.

Berikut realisasi program MBR dari tahun ke tahun, 2013 514 SR, 2014 416 SR, 2015 732, 2016 1.379, 2017 1.986 SR, 2018 2.703 SR, 2019 3.413 SR, 2020 3.330 SR, dan 2021 1.850 SR. []