Alur.id
    Berita    Detail Article

Kembali Stefanus Gandi Institut Salurkan 100 Sak Semen untuk Masjid Nanga Ramut

Anggota utusan Stefanus Gandi Institut (SGI) saat menyerahkan bantuan 100 sak semen untuk pembangunan Masjid Hayya Alasshola Nanga Ramut. (Foto: Alur/Dok. SGI)

Ruteng - Misi kemanusiaan Lembaga Stefanus Gandi Institut (SGI) terus bergerak dalam menyalurkan ratusan sak semen untk pembangunan rumah ibadah di Kabupaten Manggarai.

Kini, bantuan 100 sak semen yang bersumber dari Direktur SGI Stefanus Gandi itu menyasar Masjid Hayya Alasshola Nanga Ramut, Desa Terong, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai.

Bantuan semen tersebut langsung diserahkan utusan lembaga SGI, masing-masing, Bento Papur dan Hendrik Harum kepada warga Nanga Ramut, Sabtu 5 Maret 2022.

Utusan Lembaga SGI Bento Papur  mengatakan, pertemuan untuk menyerahkan bantuan semen dari Stefanus Gandi tidak lahir begitu saja, namun karena berkat Tuhan.

Menurut dia, Stefanus Gandi merupakan pengusaha muda yang sangat peduli dengan keadaan sosial masyarakat.

"Satu Minggu lalu juga kami memberikan bantuan serupa untuk pembangunan, Masjid Nurul Iman Sernaru di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat," kata Bento dalam sambutannya.

Menurut dia, dalam targetnya Direktur SGI Stefanus Gandi akan memberi bantuan pembangunan 10 masjid di Manggarai Raya pada tahun 2022 ini.

"Tentu tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan ketakwaan, iman, dan menjalin tali silaturahmi antara kita semua," kata Bento.

Senada dengan Bento, utusan SGI lain Hendrik Harum mengatakan, lembaganya terus bergerak di bidang kemanusiaan.

"Lembaga SGI terus membantu pembangunan rumah-rumah ibadah baik gereja mau pun masjid," kata Hendrik.

Tidak hanya membantu pembangunan rumah-rumah ibadah, lanjut dia, Lembaga SGI juga memperhatikan nasib Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Kegiatan ini tidak akan berhenti sampai di sini saja, karena target SGI itu akan membagikan 10.000 sak semen hingga tahun 2023," katanya.

Sedangkan di bidang literasi, SGI menggandeng Perennial Institut telah melakukan road show literasi di daratan Flores, mulai dari Labuan Bajo, Manggarai Barat hingga Larantuka, Flores Timur. []