Alur.id
    Berita    Detail Article

Ini Penjelasan Danny Pomanto Sebut di Makassar Bukan Banjir Tapi Genangan

Wali Kota Makassar Danny Pomanto saat meninjau lokasi banjir di beberapa wilayah di Makassar. (Foto: Pemkot Makassar)

Makassar - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengungkap alasan menyebut banjir di Makassar hanya genangan. Dia mengatakan demikina setelah mengecek wilayah di Makassar pasca hujan deras pada Senin 6 Desember 2021.

"Senin malam tanggal 6 Desember itu mulai naik air. Tanggal 6 pagi dan tanggal 6 siangnya saya pergi jalan, pergi kontrol di tempat-tempat yang biasanya banjir," ujar Danny, Kamis 9 Desember 2021.

Dia mengatakan, berdasarkan pantauan pada Senin 6 Desember 2021 belum menemukan banjir di Makassar yang cukup parah, tapi genangan air ada di jalan pemukiman waga.

Basarnas mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Makassar. (Foto: Basarnas)

Dia mengklaim hal tersebut karena pihaknya sudah membuat tanggul dan saluran air jauh hari sebelum musim hujan datang.

"Di lokasi pantauan rawan banjir yang ada memang jalanannya tergenang, maka saya bilang tidak ada banjir, belum ada banjir, ini baru tergenang," tegasnya.

"Menjelang Magrib saya diwawancarai, saya bilang sekarang ini genangan semakin meninggi, belum ada banjir, kan apa yang salah dari ini," lanjutnya.

Dia mengatakan, saat Makassar diguyur hujan lebat pada Senin 6 Desember 2021 lalu, dia juga meninjau salah satu lokasi rawan banjir besar, yakni di Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya. Danny ingin memastikan apakah pengerukan sungai pada April lalu di wilayah tersebut efektif mengurangi banjir.

Banjir di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Lorong Swadaya, Selasa 7 Desember 2021. (Foto: Mardiah)

"Jadi berfungsi pengerukan sungai, biasanya sudah pasti banjir, ternyata Senin 6 Desember 2021 belum banjir," jelasnya.

Berdasarkan pantauannya itu, maka Danny kembali menegaskan Makassar pada Senin 6 Desember 2021 lalu belum dilanda banjir, tapi hanya genangan.

"Itu saya bilang belum ada banjir baru genangan, kan begitu,"jelasnya.

Ternyata hujan tidak berhenti dan terus guyur hingga, Selasa 7 Desember 2021 membuat Makassar yang tadinya hanya tergenang menjadi banjir.

Basarnas mengevakuasi anak-anak yang rumahnya kebanjiran di Kota Makassar. (Foto: Basarnas)

Ucapan Danny sehari sebelumnya, Senin 6 Desember 2021, yang menyebut banjir di Makassar hanya genangan lantas viral di media sosial.

"Besoknya viral itu kata-kata, setelah besoknya banjir dianggap saya komentar besoknya, padahal saya berkomentar Senin 6 Desember 2021 bukan Selasa 7 Desember 2021," ungkapnya.

Dia tak mempermasalahkan ucapan soal banjir Makassar hanya genangan diviralkan di media sosial. Dia menegaskan hanya bekerja untuk rakyat dalam menangani banjir.

"Biasalah orang-orang haters begitu. Saya tidak mau tanggapi juga, orang nggak ada kerjaan. Kita ini kan kerja untuk rakyat, saya sudah ingatkan dua hari sebelumnya waspada banjir, sudah suruh stand by perangkat pemerintahan semua,"tutup Danny. []