Alur.id
    Berita    Detail Article

Guru Nyaris Lumpuh Usai Divaksin, Ini Penjelasan Dinkes Jeneponto

Irawati

Jeneponto - Seorang guru bernama Irawati di salah satu Pesantren di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan mengalami fisik lemah dan nyaris lumpuh usai divaksin.

Wanita berusia 37 tahun itu mengaku fisiknya langsung lemah dan tak berdaya usai divaksin di Puskesmas Bontomatene, Kecamatan Turatea pada 14 Juni 2021 lalu.

Menurut Kadis Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Susanti Mansyur, bahwa Irawati memang telah menjalani vaksin tahap pertama.

“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat di Jeneponto. Ibu Irawati itu memang telah dilakukan vaksinasi pada 14 Juni 2021, dan telah dilakukan observasi serta screaning. Insya Allah nakes-nakes kita sudah melakukan prosedur yang ada karena kita sudah konfirmasi yah dan ada data-data,” ucap Susanti Mansyur Kamis 24 juni 2021.

Dia mengatakan, tim tenaga kesehatan Kabupaten Jeneponto juga sudah mengecek kondisi Irawati di rumahnya. Beberapa riwayat yang dialami usai vaksin juga diperiksa.

“Dari penelusuran kami, Ibu Irawati ini memang mengalami mual-muntah, tetapi baru disampaikan kepada kami pada 20 Juni 2021. Setelah divaksin pada 14 Juni kemudian beliau itu di rumahnya langsung demam dan segala macamnya tetapi ini baru dilaporkannya pada 20 Juni 2021, saat itu dilakukan penanganan di Pustu karena yang bersangkutan tidak merasa membaik maka dirujuk ke Puskesmas,”jelasnya.

Namun saat ini kondisi Irawati mulai membaik usai dirawat intensif di RS Lanto dg Pasewang Jeneponto.

“Ibu Irawati juga sudah melakukan perawatan, pemeriksaan dan itu juga diminta untuk dirujuk ke rumah sakit, akhirnya kemarin sore, kami datang bersama tim untuk melihat kondisi yang ada. Alhamdulillah saat ini ibu Irawati sedang dilakukan perawatan di RS Latopas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,”jelas Susanti.

Diberitakan sebelumnya, seorang tenaga pendidik di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menjadi perbincangan publik lantaran mengaku badannya lemas dan tidak bisa bergerak usai divaksin pada 14 Juni 2021. []